Latest Post

PADANG (RangkiangNagari) – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan stok dan penyaluran BBM subsidi jenis Biosolar di Kota Padang berada dalam kondisi aman dan terus berjalan guna memenuhi kebutuhan energi masyarakat.
Terkait kepadatan antrean kendaraan di SPBU 13.251.503 Kayu Gadang, Pertamina mencermati bahwa kondisi tersebut dipengaruhi oleh karakteristik konsumen di SPBU yang didominasi kendaraan bermuatan besar. Proses pengisian BBM pada kendaraan jenis ini umumnya membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan kendaraan lainnya, sehingga dapat memengaruhi durasi antrean di jam-jam tertentu.
Meski demikian, Pertamina memastikan tidak terdapat gangguan distribusi maupun pengurangan kuota Biosolar di SPBU tersebut. Stok BBM berada dalam kondisi aman dan penyaluran terus dilakukan secara berkala untuk menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat.
Selain itu, Pertamina terus melakukan monitoring dan koordinasi dengan pengelola SPBU guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal serta distribusi BBM subsidi dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pertamina mengimbau masyarakat untuk melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan dan turut mendukung penyaluran BBM subsidi yang tepat sasaran. Apabila masyarakat menemukan indikasi penyalahgunaan maupun pelanggaran dalam penyaluran BBM, masyarakat dapat melaporkannya melalui Pertamina Contact Center 135 untuk ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

PADANG (RangkiangNagari) - Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengumpulkan sejumlah aktivis dalam forum dialog di Sreca Coffee Eatery, Padang, Jumat (12/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, Mahyeldi memaparkan berbagai isu strategis daerah, mulai dari distribusi dan pengawasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, penanganan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), sektor pendidikan, hingga penguatan ketahanan sosial berbasis keluarga, masyarakat, dan nagari.
Pada kesempatan itu, Mahyeldi menyampaikan sejumlah wacana dan rencana. Seperti biasa, hanya wacana dan rencana saja. Dia menyebutpenanganan PETI harus dilakukan secara menyeluruh. Menurutnya, aktivitas tambang ilegal tidak dapat diselesaikan hanya melalui penertiban di lapangan, melainkan harus menyasar akar persoalan yang mendukung praktik tersebut.

“Kalau ingin menyelesaikan persoalan, jangan hanya melihat masalah di muaranya. Kita harus masuk ke sumber persoalannya. Untuk yang berkaitan dengan aktivitas tambang ilegal, salah satu titik kendalinya adalah distribusi BBM dan pengawasan di SPBU,” ujarnya.
Meski telah berdialog dengan aktivis dan menyampaikan berbagai rencana penanganan persoalan daerah, langkah tersebut tidak meredam aksi mahasiswa yang menyoroti penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumbar.
Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Sumatera Barat tetap menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sumbar, Senin (15/6/2026). Massa menyuarakan tuntutan terkait transparansi penggunaan APBD, penutupan aktivitas PETI, percepatan penanganan pascabencana, serta persoalan ekonomi dan pendidikan.
Aksi yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB itu mendapat pengawalan ketat dari ratusan personel Polresta Padang. Mahasiswa berorasi di Jalan Sudirman tepat di depan Kantor Gubernur Sumbar karena gerbang kantor ditutup dan dijaga aparat keamanan.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa kembali menyoroti penggunaan APBD untuk renovasi rumah dinas pejabat pemerintah daerah. Massa meminta pemerintah provinsi membuka informasi penggunaan anggaran secara transparan kepada publik.
Demonstrasi berlangsung hingga sore hari dengan pengamanan ketat aparat kepolisian. Mahasiswa menegaskan tuntutan mereka mencakup transparansi pengelolaan APBD, penuntasan aktivitas PETI, percepatan pemulihan pascabencana, serta perhatian lebih besar terhadap kondisi ekonomi dan pendidikan masyarakat Sumatera Barat.


JAKARTA (RangkiangNagari) - Jepang terhindar dari kekalahan setelah gol menit-menit terakhir Daichi Kamada membawa Samurai Biru menahan imbang Belanda 2-2 pada laga perdana Grup F Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Amerika Serikat, pada Senin.

Kamada membuyarkan kemenangan di depan mata De Oranje yang unggul dua kali berkat gol Virgil van Dijk dan Crysencio Summerville.

Hasil ini membuat persaingan Grup F Piala Dunia 2026 menjadi terbuka. Belanda dan Jepang sama-sama mengoleksi satu poin dari pertandingan pertamanya.

Swedia dan Tunisia yang berada di grup ini berpeluang merebut posisi pertama bila memenangkan pertemuan di antara mereka di Monterrey Stadium, Kanada, pada Senin pagi pukul 09.00 WIB.
Belanda tampil dominan sejak babak pertama dan langsung mengancam melalui Donyell Malen pada menit ketiga. Namun, peluang kiper Jepang Zion Suzuki sigap menggagalkannya.
Malen kembali mendapatkan kesempatan emas pada menit ke-34 dari sundulan yang meneruskan sepak pojok Tijjani Reijnders. Suzuki kembali tampil gemilang untuk menjaga gawang Samurai Biru tidak kebobolan.

Jepang yang lebih banyak bertahan kemudian menciptakan peluang menjelang turun minum. Namun, upaya Ayase Ueda gagal membuahkan hasil.
Skor imbang tanpa gol bertahan hingga babak pertama berakhir.
Belanda memecah kebuntuan pada menit ke-50. Sepak pojok Ryan Gravenberch berhasil disundul Virgil van Dijk untuk membawa Oranje unggul 1-0.

Tapi keunggulan itu tidak bertahan lama. Jepang menyamakan kedudukan tujuh menit kemudian berkat gol Keito Nakamura setelah memanfaatkan bola hasil tendangan Takefusa Kubo.
Belanda memulihkan keunggulan pada menit ke-64 dari aksi individu Crysencio Summerville. Setelah menerima umpan dari Gravenberch, pemain sayap
itu bergerak dari sisi lapangan sebelum melepaskan tendangan melengkung yang gagal dihentikan Zion Suzuki.
Saat Belanda di ambang memenangkan pertandingan ini, Jepang memberikan kejutan pada menit akhir pertandingan. Memanfaatkan sepak pojok, Daichi Kamada mencetak gol pada menit ke-89 dari sundulan meski dikawal keta Van Dijk untuk memastikan laga berakhir imbang 2-2.


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.