Latest Post

PULAU PUNJUNG (RangkiangNagari) - Kepolisian Resor Dharmasraya, Sumatera Barat, menyiagakan personel untuk pengamanan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah sekaligus memperketat pengawasan distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di wilayah itu
Kapolres Dharmasraya Kartyana Widyarso Wardoyo memimpin apel kesiapsiagaan di Mapolres Dharmasraya, Selasa (26/05/2026) pagi, yang diikuti pejabat utama, personel Polres Dharmasraya, dan personel Brimob Batalyon C Pelopor.

“Seluruh personel diminta siap mengamankan malam takbiran, pelaksanaan Shalat Idul Adha, hingga pembagian hewan kurban agar berjalan aman dan lancar,” kata Kapolres.

Ia juga meminta seluruh personel tetap siaga selama masa libur Idul Adha dan tidak meninggalkan wilayah tugas tanpa izin.
Selain pengamanan hari raya, Polres Dharmasraya memperketat pengawasan distribusi BBM bersubsidi di seluruh stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) untuk mencegah penimbunan dan penyalahgunaan distribusi.
Kapolres mengatakan pengawasan dilakukan melalui pengecekan langsung terhadap kendaraan, barcode, serta dokumen pengisian BBM bersubsidi.

Menurut dia, apabila ditemukan pelanggaran seperti pengisian tanpa barcode, kendaraan yang dimodifikasi, ataupun penimbunan BBM, maka akan dilakukan penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Personel dari fungsi Reserse Kriminal, Satuan Lalu Lintas, dan Brimob turut diterjunkan melakukan pengawasan di lapangan.
Kapolres menegaskan tidak boleh ada anggota yang terlibat ataupun membekingi praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Ia menambahkan pengawasan dilakukan untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi selama masa libur Idul Adha.


PADANG PARIAMAN (RangkiangNagari) - Pemerintah Provinsi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat meminta jajaran Satpol PP, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, serta Satlinmas memperkuat peran dalam menjaga ketertiban sosial dan ketenteraman masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar, Ahmad Zakri saat menjadi inspektur upacara pada gelar pasukan Hari Ulang Tahun ke-107 Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Hari Ulang Tahun ke-76 Satpol PP, serta Hari Ulang Tahun ke-64 Satlinmas Tingkat Provinsi Sumbar Tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (25/5/2026).

Dalam kesempatan itu, Ahmad Zakri menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Satpol PP, Damkar, dan Satlinmas atas dedikasi menjaga ketertiban umum, ketenteraman masyarakat, serta perlindungan sosial di Sumbar.
“Satpol PP, Damkar dan Satlinmas harus hadir di tengah masyarakat sebagai garda terdepan dalam menjaga ketertiban, memberikan rasa aman, serta mendukung terwujudnya Sumatera Barat yang madani, maju dan berkeadilan,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan tugas ke depan semakin kompleks, terutama dalam mendukung program strategis pemerintah daerah, menjaga stabilitas sosial masyarakat, serta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana dan persoalan sosial.

Dia menjelaskan Pemprov Sumbar saat ini fokus menjalankan sejumlah agenda prioritas pembangunan seperti percepatan investasi dan hilirisasi industri, pemulihan pascabencana, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, transformasi digital pemerintahan, hingga penguatan pendidikan dan nilai religius di tengah masyarakat.
Untuk mendukung agenda tersebut, Satpol PP diharapkan mampu berperan aktif sebagai penegak peraturan daerah, pengawal kebijakan pemerintah, serta pelaksana perlindungan masyarakat agar pembangunan berjalan aman dan kondusif.
Ahmad Zakri juga menyoroti persoalan sosial yang masih meresahkan masyarakat seperti tawuran remaja, balap liar, serta berbagai penyakit masyarakat lainnya.

Menurutnya, Satpol PP perlu meningkatkan patroli rutin, pengawasan di wilayah rawan, edukasi kepada pelajar dan masyarakat, serta memperkuat sinergi dengan aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah.
Dalam kegiatan tersebut, Ahmad Zakri menyerahkan penghargaan dari Gubernur Sumbar kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bukittinggi, serta Satpol PP dan Damkar Kota Sawahlunto.

Penghargaan diberikan atas partisipasi dalam ajang National Firefighter Skill Competition 2026 di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan.
“Keikutsertaan saudara sekalian menunjukkan komitmen kuat dalam mengembangkan potensi daerah serta semangat berkompetisi yang sehat. Kami juga mengucapkan selamat kepada Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang yang berhasil masuk enam besar terbaik nasional pada ajang NFSC tahun ini,” katanya.
Selain itu, penghargaan Karya Bhakti Satpol PP juga diberikan kepada Dinas Satpol PP Kota Bukittinggi, Dinas Satpol PP Kota Padang, serta Dinas Satpol PP dan Damkar Kota Padang Panjang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri kepala Satpol PP se-Sumatera Barat, kepala dinas pemadam kebakaran se-Sumbar, serta bupati dan wali kota se-Sumatera Barat.




PADANG (RangkiangNagari) - Wali Kota Fadly Amran membuka Bimbingan Teknis Digitalisasi Bantuan Sosial bagi agen pendamping di Gedung Bagindo Aziz Chan Balai Kota Aia Pacah, Senin (25/5/2026)
Kegiatan tersebut dihadiri Penata Perizinan Ahli Madya Direktorat IDKN Ditjen Dukcapil Kemendagri Adel Trilius, Kepala BPS Kota Padang Dessy Febriyanti, Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Kepala Dinas Sosial Kota Padang Eri Sendjaya, Kepala Disdukcapil Kota Padang Ances Kurniawan, camat, lurah, serta agen pendamping digitalisasi bansos se-Kota Padang.

Kota Padang terpilih menjadi satu dari 42 kabupaten dan kota di Indonesia sekaligus satu-satunya daerah di Sumatera Barat sebagai pilot project nasional implementasi digitalisasi bantuan sosial.

Program tersebut bertujuan menciptakan sistem penyaluran bantuan yang lebih cepat, akurat, transparan, serta tepat sasaran.
Fadly menegaskan validitas data menjadi faktor utama agar bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
“Pendataan dan penyaluran bansos harus betul-betul tepat sasaran. Alhamdulillah kita dipilih menjadi satu dari 42 kabupaten/kota, tentu menjadi amanah dan tanggung jawab besar bagi Kota Padang untuk mempercepat digitalisasi pengelolaan bansos ini,” ujarnya.

Menurutnya, program digitalisasi bansos sejalan dengan visi Pemerintah Kota Padang dalam mewujudkan smart city melalui percepatan transformasi digital di berbagai sektor pelayanan publik.
Digitalisasi bansos juga akan terintegrasi dengan berbagai layanan digital pemerintah seperti pembayaran digital, administrasi pemerintahan, hingga aplikasi pelayanan masyarakat Padang Mobile.
Fadly menjelaskan sistem bansos berbasis digital memungkinkan pemerintah memantau perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat secara real time.

“Sistem bansos berbasis digital akan memudahkan pemerintah memantau perubahan kondisi sosial ekonomi masyarakat secara real time. Seperti contoh, warga yang sebelumnya tergolong mampu bisa sewaktu-waktu membutuhkan bantuan akibat bencana atau kondisi darurat lainnya,” katanya.
Dia meminta Dinas Sosial, Disdukcapil, Diskominfo, camat, lurah, hingga agen pendamping serius mengikuti pelatihan agar mampu menjadi trainer di wilayah masing-masing.
Pemko Padang juga telah menerbitkan Surat Keputusan Tim Percepatan Digitalisasi Bantuan Sosial guna mendukung implementasi program tersebut.
Sebanyak 1.700 agen pendamping disiapkan dalam program itu yang melibatkan ASN, pendamping PKH, TKSK, RW dan RT, hingga pengurus masjid dan musala.
Program digitalisasi bansos ditargetkan mulai diluncurkan pada Oktober 2026 setelah seluruh tahapan persiapan, pelatihan, serta penguatan infrastruktur selesai dilakukan.


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.