Latest Post

Pasaman (Rangkiangnagari)Puskesmas Lubuk Sikaping terus menggencarkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Skrining Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) dengan metode jemput bola ke berbagai instansi pemerintah hingga pelosok nagari. Langkah ini dilakukan guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan serta mendeteksi dini berbagai penyakit yang berpotensi membahayakan.

Program yang merupakan bagian dari kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan tersebut juga sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Pemerintah Kabupaten Pasaman, yakni Pelayanan Kesehatan Gratis bagi masyarakat.

Tim Penanggung Jawab Program dan Kegiatan CKG dan Skrining PTM Puskesmas Lubuk Sikaping, Ns. Indri Wardani, S.Kep, mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan secara masif sejak Januari 2026 dan menyasar seluruh lapisan masyarakat.

“Kami turun langsung ke lapangan dengan sistem jemput bola. Ini merupakan program Presiden melalui Kementerian Kesehatan yang juga selaras dengan program unggulan Kabupaten Pasaman di bidang kesehatan,” ujar Indri Wardani.

Menurutnya, tim kesehatan tidak hanya melakukan pemeriksaan di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tetapi juga menyambangi jorong-jorong dan nagari di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Sikaping.

Sejumlah instansi yang telah mendapatkan layanan CKG antara lain Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Sekretariat Daerah, Bakeuda, Inspektorat, BKPSDM, Bappeda, Kesbangpol, serta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasaman.

Selain itu, tim juga melakukan pemeriksaan kesehatan di sejumlah lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk di wilayah Pauh dan Durian Tinggi.

Dalam pelaksanaannya, Ns. Indri Wardani didampingi oleh dua tenaga kesehatan, yakni Hensy Yunisco, A.Md.AK sebagai petugas laboratorium dan Putri Handayani, S.Tr.Keb sebagai petugas pemeriksaan kesehatan sekaligus bidan.

Target 13.908 Warga di Lubuk Sikaping

Puskesmas Lubuk Sikaping menargetkan sebanyak 13.908 orang atau sekitar 46 persen dari total jumlah penduduk wilayah kerjanya dapat mengikuti program CKG dan scrining PTM sepanjang tahun 2026.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, ditemukan sejumlah faktor risiko kesehatan yang cukup dominan di masyarakat, seperti hipertensi (tekanan darah tinggi), kadar gula darah tinggi, dan obesitas.

Oleh karena itu, masyarakat yang belum mengikuti pemeriksaan kesehatan diimbau untuk segera memanfaatkan layanan tersebut.

“Pemeriksaan kesehatan sangat penting untuk mengetahui kondisi tubuh sejak dini. Banyak penyakit tidak menular yang tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, sehingga deteksi dini menjadi kunci pencegahan,” jelas Indri.

Ia juga mengingatkan masyarakat yang telah terdiagnosis hipertensi maupun obesitas agar rutin mengonsumsi obat sesuai anjuran tenaga medis, melakukan kontrol kesehatan secara berkala ke fasilitas kesehatan terdekat, serta menerapkan pola hidup sehat dengan berolahraga secara teratur.

*Diskominfo Apresiasi Layanan Jemput Bola*

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasaman, Fatrizon, mengapresiasi langkah Puskesmas Lubuk Sikaping yang telah memberikan layanan pemeriksaan kesehatan langsung di lingkungan kantornya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada tim Puskesmas Lubuk Sikaping yang telah hadir dan memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh pegawai. Saya sendiri juga telah menjalani pemeriksaan dan pengambilan sampel darah untuk pengecekan kadar gula darah yang dilakukan langsung di kantor,” ungkapnya.

Sementara itu, salah seorang pegawai Diskominfo Pasaman, Fauza Aryani, mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan kesehatan gratis tersebut.

“Senang sekali bisa melakukan pemeriksaan kesehatan langsung di kantor tanpa harus meluangkan waktu pergi ke rumah sakit. Pelayanannya cepat, petugasnya ramah, dan sangat membantu kami sebagai pegawai,” ujar perempuan yang akrab disapa Uni Ocha itu.

Melalui program jemput bola ini, Puskesmas Lubuk Sikaping berharap semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin sehingga berbagai penyakit dapat dideteksi lebih awal dan ditangani secara tepat.

Pasaman (Rangkiangnagari)Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman yang juga Wakil Bupati Pasaman, H. Parulian, memimpin rapat kerja (Raker) perdana Pengurus PMI Kabupaten Pasaman masa bakti 2026–2031 di Sekretariat PMI Pasaman, Selasa (23/6). 

Dalam kesempatan tersebut, Parulian menegaskan komitmennya untuk memastikan ketersediaan stok darah bagi masyarakat.

“Kita memastikan stok darah selalu tersedia di PMI sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan cepat dan tepat,” tegas Parulian saat membuka rapat kerja.

Raker yang digekar perdana ini menjadi langkah awal kepengurusan baru dalam menyusun arah kebijakan dan program kerja organisasi selama lima tahun ke depan. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pengurus, relawan, serta perwakilan berbagai bidang di lingkungan PMI Kabupaten Pasaman.

Dalam arahannya, Parulian menekankan bahwa rapat kerja merupakan momentum strategi untuk menyatukan visi, misi, dan langkah seluruh pengurus dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Menurutnya, setiap program yang dirancang harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat eksistensi PMI sebagai garda terdepan pelayanan kemanusiaan.

“Raker ini menjadi landasan bagi kepengurusan yang baru untuk menyusun program yang terukur, realistis, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kita ingin PMI Pasaman semakin hadir, semakin kuat, dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, masing-masing bidang memaparkan rencana kerja yang meliputi penguatan organisasi dan relawan, pelayanan donor darah, kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana, pendidikan dan pelatihan, hubungan serta kerja sama antar lembaga, hingga pengembangan sumber daya dan pendanaan organisasi.

Selain penyusunan program kerja tahunan, peserta rapat juga membahas berbagai strategi untuk meningkatkan kapasitas relawan, memperluas jaringan kemitraan, serta memperkuat peran PMI dalam mendukung program pembangunan daerah.

Melalui rapat kerja perdana ini, PMI Kabupaten Pasaman diharapkan mampu melahirkan berbagai program inovatif yang selaras dengan prinsip-prinsip kemanusiaan, sekaligus menghadirkan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional bagi masyarakat.

Raker berlangsung dalam suasana penuh semangat kebersamaan dan menghasilkan sejumlah rekomendasi strategi yang akan menjadi pedoman pelaksanaan program kerja PMI Kabupaten Pasaman selama masa bakti 2026–2031. 

Dengan semangat baru kepengurusan yang dipimpin Parulian, PMI Pasaman diharapkan semakin responsif dalam melayani kebutuhan kemanusiaan, terutama dalam menjaga ketersediaan stok darah dan kesiapsiagaan menghadapi berbagai kondisi darurat. 


Padang (Rangkiangnagari) - Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Nagari melantik Sutan Emir Hidayat, SP, MBA, Ph.D, sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah (DPS) Periode 2026–2030.

Penetapan anggota DPS Bank Nagari Syariah dalam RUPS LB yang dilaksanakan Senin (22/6/2026), menjadi bagian penting dalam memperkuat tata kelola perusahaan, khususnya pada aspek pengawasan terpenuhinya ketentuan syariah di seluruh aktivitas usaha dan operasional Bank Nagari Syariah.

Direktur Utama (Dirut) Bank Nagari, Gusti Candra, menyampaikan bahwa penetapan DPS ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi pengembangan layanan perbankan syariah Bank Nagari di tengah pertumbuhan industri keuangan syariah yang semakin dinamis.

“Bank Nagari terus berkomitmen menghadirkan layanan perbankan syariah yang sehat, kompetitif, dan berlandaskan prinsip-prinsip syariah yang kuat. Penetapan Bapak Sutan Emir Hidayat sebagai Dewan Pengawas Syariah merupakan bagian dari upaya dalam memperkuat tata kelola, pengawasan, serta memastikan seluruh aktivitas syariah berjalan sesuai prinsip dan ketentuan yang berlaku,” ungkap Gusti Candra.

Ia menyebutkan, Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari memiliki potensi pertumbuhan yang sangat besar dan terus menunjukkan perkembangan positif. Oleh karena itu, penguatan fungsi pengawasan syariah menjadi elemen penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

“Kepercayaan nasabah adalah landasan utama. Dengan pengawasan syariah yang kuat, kami optimis Bank Nagari Syariah dapat terus tumbuh, memperluas inklusi keuangan syariah, dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Sumatera Barat,” tambah Gusti.

Sementara itu, usai ditetapkan sebagai DPS Bank Nagari Syariah, Sutan Emir Hidayat menyampaikan rasa terima kasih dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh para pemegang saham dan manajemen Bank Nagari.

Bank Nagari optimistis dapat terus memperkuat peran Unit Usaha Syariah (UUS) sebagai salah satu motor pertumbuhan perusahaan.

Ke depan, Bank Nagari akan terus mendorong inovasi layanan syariah, memperluas akses keuangan berbasis syariah, serta menghadirkan layanan yang semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Penetapan DPS ini sekaligus menegaskan komitmen Bank Nagari dalam menjaga tata kelola perusahaan yang baik, memperkuat prinsip kehati-hatian, serta memastikan pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan. (Rel*).


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.