Latest Post

Painan (Rangkiangnagari)Meski harus menyebrang sungai untuk melakukan tugas negara, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) tetap menjalankan Program KUA Terbanyak. Kegiatan itu berlangsung Selasa (10/03) di Kantor Walinagari Limau Gadang Lumpo.
Pertunjukan The Most KUA oleh jajaran KUA IV Jurai itu merupakan kali yang kedua setelah sebelumnya juga dilakukan di Nagari Salido Sari Bulan. 
Kepala KUA IV Jurai, Zaimal Elpetani, dalam kesempatan itu mengatakan. Kegiatan KUA terbanyak tersebut dilakukan dalam rangka mendukung program Inovasi yang dilahirkan oleh Kementrian Agama pada tahun 2026 ini. 
Dikatakan, KUA Paling Banyak Dilakukan Selama Bulan Ramadhan 1447 H.
“Program The Most KUA ini adalah program inovasi Kementrian Agama Tahun 2026. untuk meningkatkan kualitas pelayanan KUA, terutama dalam bimbingan perkawinan, ketahanan keluarga dan lainnya,” terang KUA IV Jurai Zaimal Elpetani. 
Adapun tujuan The Most KUA menurut KUA Zaimal Elpetani adalah, untuk memperkuat fungsi KUA sebagai pusat bimbingan keluarga dan bukan sekadar tempat pencatatan nikah saja. 
Sementara itu, Walinagari Limau Gadang Lumpo, Nasrul Dt. Rajo Bagindo Amrizal, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih atas program The Most KUA yang dilakukan di nagari tersebut. 
“Sebagai Walinagari Limau Gadang Lumpo kami mengucapkan terima kasih atas perhatian bapak ibuk dari KUA yang berkenan hadir ke kantor Wali ini. Walaupun harus berjalan menyebrang sungai karena jembatan sedang dibangun kembali,” ujar Walinagari Nasrul Dt Rajo Bagindo. 
Menurut Nasrul Dt Rajo Bagindo bahwa, program yang dibawakan KUA IV Jurai memang sangat dibutuhkan bagi masyarakat di nagari itu. 
Program KUA Terbanyak yang berlangsung di Nagari Limau Gadang Lumpo bertemakan Bina Keluarga Sakinah. Kegiatan diikuti oleh Perangkat Nagari, Bamus dan Pemuda setempat. (Dd)


Payakumbuh (Rangkiangnagari) - Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta bersilaturahmi dengan jamaah Masjid Muslimin Balai Cacang, Kecamatan Payakumbuh Utara, sekaligus menyerahkan sejumlah bantuan untuk mendukung kegiatan keagamaan di masjid tersebut, Selasa (10/03/2026).

“Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga kita mendapat berkah yang sebesar-besarnya dari Allah di bulan yang suci ini,” kata Wako Zulmaeta usai melaksanakan salat tarawih bersama jamaah.

Dalam kesempatan tersebut, Zulmaeta menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi dengan masyarakat menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan warga, sekaligus mendengar langsung berbagai aspirasi dari masyarakat.
Ia juga mengajak masyarakat memperkuat keamanan dan perdamaian masyarakat (kamtibmas) dengan memulai dari lingkungan keluarga, terutama dalam membentengi generasi muda dari ancaman narkoba yang dinilai semakin meresahkan.

“Kalau mengandalkan pemerintah saja akan sangat sulit.Makanya dari lingkungan keluarga kita mulai, kita mendidik anak-anak kita,” ujarnya.

Menurut dia, keluarga memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak serta mengarahkan mereka agar tidak terjerumus pada pergaulan yang menyimpang.

Ia meminta para orang tua yang lebih aktif memberikan pendidikan dan pengawasan kepada anak-anak di rumah agar mereka memiliki benteng moral yang kuat dalam menghadapi berbagai pengaruh negatif.
Selain itu, Zulmaeta juga menyampaikan pesan Presiden RI Prabowo Subianto kepada masyarakat agar memperkuat budaya hidup bersih, termasuk membiasakan memilah sampah dari rumah.

Menurut dia, kebiasaan memilah sampah akan membantu mengurangi beban sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir sekaligus mendorong pengolahan sampah yang masih memiliki nilai guna.

“Pilah sampah mulai dari rumah, agar yang dibuang itu benar-benar sampah yang tidak bisa diolah lagi,” kata dia.

Pada kesempatan tersebut, Zulmaeta juga membuka ruang dialog bagi masyarakat yang ingin menyampaikan usulan dan masukan terkait pembangunan Kota Payakumbuh ke depan.

“Kalau ada usulan-usulan yang mau disampaikan silahkan datang, mari kita berdiskusi untuk kemajuan Kota Payakumbuh ke depannya,” tutupnya. (Rn)

Payakumbuh (Rangkiangnagari) - ratusan warga memadati halaman Kantor Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh untuk berbelanja kebutuhan pokok pada kegiatan pasar murah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Selasa (10/03/2026).

Sejak pagi hari masyarakat sudah mengantre, mulai dari ibu rumah tangga, lansia, hingga pasangan muda yang ingin menyiapkan kebutuhan lebaran.

Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta melalui Wakil Wali Kota Elzadaswarman mengatakan Pemko Payakumbuh terus berupaya menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari raya.

“Kita hadir di tengah masyarakat dengan menyediakan berbagai komoditas yang sangat dibutuhkan menjelang Idul Fitri. Melalui pasar murah ini, masyarakat bisa mendapatkan sembako dengan harga jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar,” kata Wakil Wali Kota Elzadaswarman saat meninjau kegiatan tersebut.

Elzadaswarman berharap masyarakat Payakumbuh dapat menyambut Idul Fitri dengan tenang karena kebutuhan pokoknya tercukupi melalui kegiatan pasar murah yang digelar Pemko Payakumbuh ini.

Pada kesempatan itu, Elzadaswarman juga mengajak masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah dan lahan yang belum tergarap untuk menanam berbagai kebutuhan pangan seperti cabai, bawang, maupun sayuran.

Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi solusi ketika terjadi pemutaran harga atau kelangkaan bahan pangan.

“Jika suatu saat kondisi sulit terjadi, hasil dari pekarangan rumah bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan keluarga. Kita tidak tahu bagaimana kondisi dunia ke depan, jadi lebih baik sedia payung sebelum hujan,” katanya.

Ia juga mendorong masyarakat agar memanfaatkan peluang pasar dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di Payakumbuh.

“SPPG mewajibkan pembelian bahan baku logistik dari pedagang lokal, petani, nelayan, dan UMKM setempat. Kebijakan ini bertujuan mengubah ekonomi masyarakat. Jika ada yang menolak membeli dari pelaku usaha lokal, silakan laporkan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh M. Faizal, didampingi Kabid Perdagangan Hayatil Mardhiyah, mengatakan pelaksanaan pasar murah tersebut bekerja sama dengan PT Bulog Cabang Bukittinggi serta sejumlah distributor lokal di Payakumbuh.

“Untuk komoditas yang dijual, pemerintah memberikan subsidi sekitar 20 hingga 30 persen dari harga pasar sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih murah,” kata Faizal.

Ia menjelaskan sejumlah komoditas yang dijual antara lain beras lokal premium sebanyak 3.000 kilogram dengan harga Rp145 ribu per karung, lebih murah dibandingkan harga pasar sekitar Rp180 ribu.

Minyak goreng kemasan dua liter tersedia sebanyak 1.500 liter dengan harga Rp30 ribu, sedangkan harga di pasaran sekitar Rp39 ribu.

Selain itu, gula pasir dijual Rp14 ribu per kilogram dari harga pasar Rp19 ribu dengan stok 1.000 kilogram. Telur ayam sebanyak 300 nampan dijual Rp40 ribu per nampan, lebih murah dibandingkan harga pasar yang mencapai Rp55 ribu.

Komoditas lain seperti cabai merah dan bawang merah masing-masing dijual Rp25 ribu per kilogram dengan stok 150 kilogram, sementara harga pasar mencapai Rp35 ribu per kilogram. Bawang putih dijual Rp24 ribu per kilogram dari harga pasar Rp35 ribu dengan stok 100 kilogram.

Faizal menambahkan, pasar murah tersebut khusus untuk warga Kota Payakumbuh yang dibuktikan dengan fotokopi KTP saat berbelanja.

“Masyarakat yang ingin berbelanja cukup membawa fotokopi KTP sebagai bukti bahwa mereka merupakan warga Kota Payakumbuh,” terangnya.

Salah seorang warga Bunian, Meri (40), mengaku sangat terbantu dengan program pasar murah tersebut, terutama karena harga kebutuhan pokok biasanya meningkat menjelang Lebaran.

“Terima kasih kepada Pemko Payakumbuh yang mengadakan pasar murah ini. Sebentar lagi Lebaran, jadi kami bisa menyiapkan stok kebutuhan rumah tangga dengan harga yang lebih terjangkau,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala karena sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya menjelang hari besar keagamaan.

“Harapan kami pasar murah ini terus berlanjut, karena sangat membantu sekali agar dapur terus ngebul,” tutupnya.

Kegiatan itu juga menghadirkan Asisten II Yasrizal, Staf Ahli Irwan Suwandi, Kabag Perekonomian A. Arifianto, serta jajaran Dinas Koperasi dan UKM. (Rn)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.