Latest Post

 

Penyerahan hadiah utama sebuah mobil Fortuner kepada nasabah bank Nagari Solok.  Eri Suryani . Hadiah diserahkan langsung Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dan diterima secara simbolis oleh kacab Bank Nagari Solok Rano Fardian Farid 


Solok, Rangkiang Nagari -  Nasabah Bank Nagari Cabang Solok, Eri Suryatini, berhasil membawa pulang satu unit Toyota Fortuner sebagai grand prize dalam penarikan undian Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari yang digelar di kawasan  Jalan Sudirman, Kota Solok, Minggu (10/5). 

Undian tersebut diacak langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah dihadapkan ribuan pengunjung yang memadati kawasan taman kota Syech Kukut Solok itu.

Selain hadiah utama Toyota Fortuner, nasabah Bank Nagari Cabang Simpang Empat, Romatio Naibaho, memenangkan satu unit Mitsubishi Xpander Exceed. Sementara nasabah Bank Nagari Syariah Cabang Solok, Rio Rusman, beruntung memperoleh satu unit Honda Brio Satya S. Dalam kegiatan itu juga diundi lima paket perjalanan umrah, tiga unit Yamaha NMAX Neo S, 56 unit Honda Vario, serta 10 keping emas masing-masing seberat 2,5 gram.

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Ketua DPRD Sumbar Muhidi, jajaran komisaris dan direksi Bank Nagari, kepala daerah, kepala OPD Pemprov Sumbar, unsur Forkopimda Kota Solok serta ribuan nasabah dan masyarakat yang memadati lokasi acara. Penarikan undian tersebut turut disaksikan oleh notaris, kepolisian dan dinas sosial.

Dalam sambutannya, Mahyeldi menegaskan masyarakat tidak perlu ragu menabung di Bank Nagari karena bank daerah tersebut memiliki daya tahan dan sistem perlindungan yang kuat. "InshaAllah ketika menabung di Bank Nagari, inshaallah aman. Pasalnya, daya tahan, perlindungan, dan pengamanan berlapis di samping soliditas jajaran direksi, komisaris, dan pejabat Bank Nagari," ujarnya.

Mahyeldi menilai kekuatan utama Bank Nagari terletak pada soliditas dan kekompakan seluruh jajaran dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi serta persaingan industri perbankan. Karena itu, ia berharap semangat kebersamaan tersebut terus dipertahankan demi menjaga kepercayaan masyarakat. "Kita berharap Bank Nagari memiliki daya tahan. Kata kuncinya adalah soliditas dan kekompakan seluruh jajaran Bank Nagari," kata Mahyeldi.

Ia juga mengaku telah mengajak para perantau Minang di berbagai daerah di Indonesia hingga luar negeri untuk memiliki rekening Bank Nagari sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan Sumatera Barat.

"Saya sudah menyampaikan kepada para perantau di luar Sumbar, baik di dalam maupun luar negeri, setiap warga Minang mesti memiliki rekening Bank Nagari untuk mendukung pembangunan Sumbar," ungkap Mahyeldi.

Selain itu, Mahyeldi mendorong seluruh perusahaan yang mengerjakan proyek di Sumatera Barat agar memiliki rekening di Bank Nagari. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran bank daerah dalam menggerakkan ekonomi masyarakat.

"Kepada perusahaan yang mengambil proyek di Sumbar harus memiliki rekening Bank Nagari. Harapan kami memastikan semuanya punya rekening Bank Nagari dan bisa meningkatkan tabungan, karena bank ini milik masyarakat Sumbar, 100 persen modalnya milik masyarakat," tegasnya

Pemerintah Provinsi Sumbar, lanjut Mahyeldi, juga terus mendorong Bank Nagari membuka akses layanan lebih luas hingga ke luar daerah. "Ini agar semakin mudah dijangkau para perantau dan masyarakat Minang di berbagai wilayah," harapnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Nagari, Gusti Candra, mengungkapkan dipilihnya Kota Solok sebagai tuan rumah Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari karena kontribusi besar Pemerintah Kota Solok terhadap perkembangan Bank Nagari. "Kota Solok dipilih sebagai tuan rumah karena pemerintah kota merupakan pemegang saham terbesar kedua di Bank Nagari, di mana dividen Bank Nagari berkontribusi sekitar 62,16 persen bagi Kota Solok," ujarnya.

Menurut Gusti Candra, Pemerintah Kota Solok juga telah menunjukkan dukungan nyata terhadap pengembangan perbankan syariah dengan melakukan hijrah pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dari bank konvensional ke Bank Nagari Syariah. "Ini setelah lebih dulu dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat," ucapnya.

Pada kesempatan itu, Gusti Candra menyampaikan total hadiah dalam Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari kali ini mencapai Rp3 miliar. Berbagai hadiah menarik disiapkan untuk para nasabah, mulai dari satu unit Toyota Fortuner sebagai grand prize utama, satu unit Mitsubishi Xpander, satu unit Honda Brio Satya, lima paket perjalanan umrah, tiga unit Yamaha NMAX Neo S, 56 unit Honda Vario, hingga 10 keping emas masing-masing seberat 2,5 gram.

Ia menjelaskan mekanisme kepesertaan dibuat inklusif bagi nasabah perorangan pemegang Tabungan Sikoci. Cukup dengan menjaga saldo rata-rata harian minimal Rp1 juta, nasabah otomatis berhak mendapatkan poin undian, di mana setiap kelipatan Rp250 ribu dikonversi menjadi satu poin yang memperbesar peluang menang.

Gusti Candra mengatakan program Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan jumlah tabungan dan nasabah baru. Sejak program tersebut dibuka pada Agustus 2025 hingga akhir Maret 2026, tercatat pertumbuhan tabungan mencapai Rp240,7 miliar. "Antusiasme masyarakat luar biasa. Penabung baru tumbuh lebih dari 43 ribu nasabah," katanya.

Dengan capaian tersebut, Gusti Candra memastikan kondisi Bank Nagari tetap sehat dan memiliki akses layanan yang semakin mudah dijangkau masyarakat di berbagai daerah. "Oleh karena itu, Bank Nagari sehat dan mudah diakses di mana saja. Maka jangan tunda membuka rekening tabungan di Bank Nagari. InshaAllah kami akan membuka program berikutnya dan nantikan hadiah-hadiah menarik berikutnya," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Solok, Ramadhani Kirana Putra, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan Bank Nagari yang telah memilih Kota Solok sebagai lokasi pelaksanaan Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari selama tiga hari. "Kegiatan tersebut tidak hanya memberikan hiburan dan apresiasi kepada nasabah, tetapi juga berdampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat serta promosi Kota Solok sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat," tukasnya.

Gebyar Hadiah Tabungan Bank Nagari berlangsung sejak Jumat hingga Minggu (8-10/5,  ditandai dengan rangkaian kegiatan seperti bazar UMKM, jalan santai, senam massal, lomba ranking 1, serta hiburan artis Minang seperti Rayola, Tomy Bollin, dan Nada Band yang turut memeriahkan acara.(***)


Payakumbuh (Rangkiangnagari) - Kekhawatiran pedagang terkait penataan Pasar Ibuh Barat dijawab langsung Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta saat meninjau Pasar Ibuh, Jumat (08/05/2026).

Ia mengatakan pemerintah tidak akan menggusur pedagang dan memastikan seluruh pedagang tetap mendapat ruang berjualan selama pembangunan berlangsung.

“Tidak akan ada penggusuran bagi para pedagang. Pemerintah akan mengoptimalkan lahan-lahan kosong agar aktivitas perdagangan tetap berjalan,” kata Wako Zulmaeta saat melakukan peninjauan ke Pasar Ibuh, Payakumbuh.

Dalam peninjauan tersebut, Zulmaeta didampingi Sekda Rida Ananda, Kepala Dinas Koperasi dan UKM M. Faizal, Kasatpol PP Dewi Novita, Kalaksa BPBD Devitra serta jajaran Bidang Pasar.

Ia menyebut pemerintah sengaja turun langsung berdialog dengan pedagang agar tidak muncul informasi simpang siur terkait rencana penataan pasar.

Menurut dia, komunikasi langsung dengan pedagang penting dilakukan agar seluruh proses pembangunan berjalan terbuka dan dipahami bersama oleh masyarakat.

“Saya ingin mendengar langsung aspirasi pedagang supaya tidak ada informasi yang tidak pasti. Semua masukan menjadi perhatian pemerintah,” ujarnya.

Zulmaeta mengatakan Pemko Payakumbuh akan memprioritaskan pemanfaatan lahan kosong di sekitar kawasan Pasar Ibuh sehingga tidak akan ada relokasi pedagang.

Dengan langkah itu, pedagang tetap bisa menjalankan usahanya ditempat sebelumnya selama proses pembangunan berlangsung.

Ia juga memastikan seluruh pedagang yang saat ini berjualan dan telah terdata di Dinas Koperasi dan UKM akan memperoleh tempat di lokasi pasar yang nantinya dibangun pemerintah.

“Nanti setiap pedagang yang sudah terdata dipastikan mendapat tempat. Tidak ada yang tidak terfasilitasi,” katanya.

Menurut Zulmaeta, penataan Pasar Ibuh Barat tidak hanya bertujuan memperbaiki infrastruktur pasar, tetapi juga menciptakan kenyamanan bagi pengunjung dan pedagang. Ia berharap pasar yang lebih tertata mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Pasar ini milik masyarakat. Karena itu penataannya juga harus memberi manfaat bagi masyarakat, terutama pedagang kecil. Kami ingin Pasar Ibuh Barat menjadi pasar yang nyaman, tertata, ekonomi tumbuh, dan pedagang semakin sejahtera,” tutupnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Payakumbuh M. Faizal didamlingi Kabid Pasar Khalid Zamri, mengatakan pemerintah saat ini masih berada pada tahap perencanaan sekaligus menghimpun berbagai masukan dari pedagang dan masyarakat terkait penataan Pasar Ibuh Barat.

Menurut Faizal, berbagai aspirasi yang disampaikan pedagang akan menjadi bahan evaluasi pemerintah agar pembangunan pasar benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan.

“Saat ini kami terus menerima saran dan masukan dari masyarakat serta pedagang. Pemerintah ingin penataan pasar berjalan baik dan memberi manfaat bagi seluruh pedagang,” katanya.

Usai meninjau pasar, Wako Zulmaeta sarapan pagi bersama para pedagang, sejumlah gagasan dan masukan terkait pembangunan daerah serta pengembangan pasar kembali mengemuka.

“Dengan dukungan seluruh pihak, kami optimistis penataan dan pembangunan pasar ini berjalan lancar serta mampu menghadirkan dampak positif bagi pedagang maupun masyarakat yang berbelanja,” pungkasnya. (Rn)

Payakumbuh (Rangkiangnagari) - Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) menggelar Rapat Teknis Optimalisasi Penggunaan dan Pengelolaan Layanan Informasi Komunikasi Publik pada Jumat (8/5/2025) di Aula Josrizal Zain. 

Kegiatan yang diikuti seluruh administrator (admin) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kota Payakumbuh ini dalam rangka membangun kesatuan pemahaman bersama tentang pentingnya keterbukaan informasi publik dan komunikasi publik di era transformasi digital.

Wali Kota Payakumbuh Zulameta melalui Kepala Diskominfo Kurniawan Syahputra menyampaikan, dalam konteks keterbukaan informasi publik, setiap badan publik memiliki kewajiban menyediakan informasi yang berkualitas, transparan, dan mudah diakses masyarakat. 

"Setiap OPD memiliki peran strategis dalam menginformasikan kegiatan, perkembangan, dan kinerja pemerintah kepada masyarakat luas, keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan menjalankan amanat undang-undang sebagai bentuk nyata dari tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat."ujar Kurniawan dalam sambutannya.

Lebih jauh, Pemko Payakumbuh mendorong seluruh OPD untuk mengelola berbagai kanal layanan informasi komunikasi publik yang tersedia secara maksimal, karena akan memberikan memanfaatkan nyata bagi masyarakat.

Mulai dari layanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), layanan sistem pengaduan SP4N LAPOR!, Portal Satu Data (Open Data Payakumbuh),  media sosial dan website resmi setiap OPD, semua saluran ini diharapkan menjadi sumber informasi dan jembatan komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat.

Kurniawan menekankan bahwa masyarakat berhak mengetahui dan mendapatkan informasi tentang kinerja pemerintahan. Untuk itu, keaktifan setiap OPD dalam menyediakan data, informasi dan publikasi program kegiatan OPD menjadi kunci utama dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Rapat teknis ini turut dihadiri oleh Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Bidang E-Government, serta Kepala Bidang Hubungan Masyarakat. Kehadirannya sebagai buktii komitmen Diskominfo untuk terus membimbing dan mendampingi seluruh OPD dalam menjalankan layanan informasi dan komunikasi publik secara optimal dan berkelanjutan. (Rn)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.