Bank Nagari Salurkan 400 Bantuan Makanan Warga Terdampak Banjir di Koto Tangah dan Kuranji
Penyerahan bantuan makanan dari Bank Nagari kepada warga yang terdampak banjir Koto Tangah dan Kuranji
Padang, Rangkiang — Aksi cepat tanggap langsung dilakukan oleh Bank Nagari ketika bencana banjir bandang kembali melanda Kota Padang pada Sabtu (10/10/2026).
Dalam hitungan jam, Bank Nagari melalui Tim Reaksi Cepat Bank Nagari Tanggap Bencana (TRC-BNTB) menyalurkan 400 paket makanan dan minuman kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang di Kecamatan Koto Tangah dan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (10/10/2026).
Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan konsumsi warga yang terdampak bencana, termasuk masyarakat yang terpaksa mengungsi akibat rumah mereka terendam banjir.
Dari total 400 paket yang disalurkan, sebanyak 250 paket diberikan kepada masyarakat di Kecamatan Koto Tangah. Bantuan diserahkan di posko pengungsian Masjid Al Hijrah, Jalan Raya Kampung Apa, Kelurahan Koto Panjang Ikua Koto, dan diterima langsung oleh Camat Koto Tangah, Rio Ebu Pratama.
Sementara itu, sebanyak 150 paket makanan dan minuman disalurkan untuk masyarakat terdampak di Kecamatan Kuranji. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Kantor Camat Kuranji dan diterima langsung oleh Camat Kuranji, Rozaldi Rosman.
Perwakilan Bank Nagari yang juga Pemimpin Bank Nagari Cabang Pasar Raya, Hendri Gozari, didampingi Kepala Bagian Humas Bank Nagari, Fefri Doni, mengatakan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian keluarga besar Bank Nagari masyarakat terhadap yang mengalami musibah banjir bandang.
Menurut Hendri, bantuan makanan dan minuman menjadi salah satu kebutuhan mendesak bagi masyarakat, terutama warga yang berada di lokasi pengungsian karena rumah mereka terendam banjir.
“Pada malam ini kami menyerahkan sebanyak 400 paket bantuan berupa makanan dan minuman kepada masyarakat di Koto Tangah dan Kuranji. Mudah-mudahan bantuan ini bisa bermanfaat bagi saudara-saudara kami,” katanya.
Ia menambahkan, Bank Nagari membuka kemungkinan untuk menyampaikan lanjutan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak bencana.
Penyaluran bantuan berikutnya akan mempertimbangkan data yang dihimpun Pemerintah Kota Padang, sehingga bantuan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kebutuhan warga di lapangan.
“Jika nantinya data dari Pemerintah Kota Padang sudah terkumpul dan keperluan masyarakat terdata, tidak tertutup kemungkinan bantuan lainnya akan diberikan,” ujarnya.
Terpisah, Direktur Utama (Dirut) Bank Nagari, Gusti Candra menambahkan, Bank Nagari selalu berkomitmen untuk meringankan beban masyarakat Sumbar yang terkena musikbah seperti bencana alam.
Ia menyebut, sebisa dan secepat mungkin Bank Nagari akan menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak sesuai dengan kebutuhan yang paling mendesak pada saat itu.
Gusti menjelaskan, Bank Nagari tidak hanya fokus pada pencapaian bisnis dan keuntungan perusahaan, tetapi juga peduli terhadap masyarakat dan lingkungan.
Bank Nagari berusaha memberikan manfaat bagi masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, mendukung kegiatan sosial dan keagamaan, serta mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.
Camat Koto Tangah, Rio Ebu Pratama, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Nagari atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak banjir bandang di wilayahnya.
Rio menjelaskan, sejumlah kawasan di Kecamatan Koto Tangah terdampak bencana, di antaranya Kampung Apa, Lubuk Minturun, dan Sungai Lareh.
Ia juga memastikan bahwa seluruh warga yang sempat terjebak banjir berhasil dievakuasi. Berdasarkan keterangan Rio, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.
“Alhamdulillah semua warga kami yang sempat terjebak banjir berhasil dievakuasi. Kami juga bersyukur tidak ada korban jiwa maupun luka,” ungkapnya.
Saat bantuan disalurkan, lebih dari 50 kepala keluarga (KK) dilaporkan mengungsi di Kecamatan Koto Tangah. Salah satu lokasi pengungsian berada di Masjid Al Hijrah, Jalan Raya Kampung Apa.
Bantuan makanan dan minuman dari Bank Nagari diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi selama berada di lokasi penampungan.
Sementara itu, Camat Kuranji, Rozaldi Rosman, mengapresiasi langkah Bank Nagari yang menyalurkan bantuan makanan dan minuman kepada masyarakat terdampak banjir bandang.
Di Kecamatan Kuranji, sejumlah kawasan dilaporkan terdampak banjir, termasuk Kelurahan Kuranji, Gunung Sarik, dan Sungai Sapih.
Berdasarkan data kejadian banjir pada Sabtu (10/10/2026), sekitar pukul 11.00 hingga 18.00 WIB, beberapa titik di Kelurahan Kuranji yang terdampak meliputi Kampung Tanjung, Lapau Munggu, dan Guo.
Di kawasan Lapau Munggu, terdapat laporan sejumlah rumah mengalami kerusakan berat di RT 02 RW 06. Data awal mencatat lima rumah tangga atau kelompok keluarga yang terdampak kerusakan tersebut.
Selain itu, data kewilayahan mencatat RT 02 RW 06 memiliki 210 KK dengan total 725 jiwa. Di RT 04 RW 05, tercatat 83 KK atau 324 jiwa, dengan 62 rumah, sementara sebagian warga mengungsi ke tenda pengungsian di Mushalla Ar-Ridwan.
Dampak banjir juga dilaporkan terjadi di RT 01 RW 06, berupa luapan pada area intake PDAM dan pintu air. Sementara itu, di RT 03 RW 06, sebanyak 55 jiwa dilaporkan terdampak.
Adapun data lokasi pengungsian di Kelurahan Kuranji mencatat 367 orang berada di tenda pengungsian Lapau Munggu, 250 orang di Mushalla Ar-Ridwan, serta 55 orang di kawasan warung dekat jembatan Guo.
Dengan demikian, total warga yang tercatat mengungsi di tiga lokasi tersebut mencapai 672 orang.
Kondisi ini menunjukkan kebutuhan penanganan darurat dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak masih menjadi perhatian, terutama bagi warga yang kehilangan akses ke rumah akibat genangan dan kerusakan yang ditimbulkan banjir.
Penyaluran bantuan oleh Bank Nagari menjadi salah satu bentuk dukungan bagi warga yang terdampak. Koordinasi dengan pemerintah daerah dan pendataan kebutuhan masyarakat diharapkan dapat membantu memastikan bantuan lanjutan tersalurkan sesuai kondisi di lapangan.(r.01).



