Latest Post

Kabupaten Solok (Rangiangnagari) - Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, menyerahkan secara langsung Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) Bencana Banjir Bandang Arosuka kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kamis (15/10). Penyerahan dokumen tersebut berlangsung di Ruang Kerja Bupati Solok.

Dokumen R3P diserahkan langsung oleh Bupati Solok kepada Tenaga Ahli BNPB, Dra. Eny Supartini, MM, beserta jajaran. Penyerahan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Solok dalam mendokumentasikan bencana banjir bandang yang terjadi di kawasan Arosuka beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Solok menyampaikan bahwa penyerahan dokumen R3P merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menyiapkan perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Kami atas nama pemerintah daerah pada kesempatan ini menyerahkan Dokumen R3P Banjir Bandang Arosuka yang terjadi beberapa waktu lalu kepada BNPB,” ujar Bupati Solok.

Kegiatan tersebut juga turut dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Solok, Zaitul Ikhlas, S.Sos., M.Si.; Kepala Bapelitbang Kabupaten Solok, Nafri, ST., MT., M.Si.; serta Kepala DPMN Kabupaten Solok, Dr. Hendrianto, S.ST., MPSPP.

Melalui penyampaian dokumen ini, Pemerintah Kabupaten Solok menyampaikan perencanaan penanganan pascabencana kepada BNPB sebagai bagian dari koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak banjir bandang Arosuka.

Kabupaten Solok (Rangkiangnagari) - Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, menyerahkan reward berupa sembako dan uang lelah kepada 187 petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) yang telah berpartisipasi dalam proses pembersihan material pascabencana banjir bandang di Arosuka. Kegiatan tersebut berlangsung di Rumah Dinas Bupati Solok, Jumat (16/10).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Solok, Asril, beserta jajaran.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Solok sempat bertanya secara langsung mengenai penyaluran uang lelah kepada seluruh petugas yang terlibat dalam proses pembersihan pascabencana.

Menyanggapi hal tersebut, Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Solok, Asril, menjelaskan bahwa uang lelah telah diserahkan kepada seluruh petugas. Namun, jumlah yang diterima saat ini belum sepenuhnya lengkap dan akan diberikan tambahan pada tahap berikutnya.

Bupati Solok menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh petugas Satpol PP dan Damkar serta semua pihak yang telah bekerja sama dan memberikan kontribusi dalam membantu proses pembersihan material pascabencana banjir bandang di Arosuka.

Dikatakannya, dedikasi, kerja keras, dan semangat gotong royong seluruh pihak menjadi bagian penting dalam mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak bencana.

Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Solok telah menyerahkan dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana. Ia berharap seluruh tahapan pemulihan dapat segera terselesaikan sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas secara normal.

“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih kepada semuanya. Mudah-mudahan Solok bisa segera pulih,” ucap Bupati Solok.

Penyerahan reward ini menjadi bentuk perhatian dan penghargaan Pemerintah Kabupaten Solok terhadap para petugas yang telah bekerja keras di lapangan. Diharapkan, semangat kebersamaan dan gotong royong seluruh unsur masyarakat serta pemerintah terus terjaga demi mempercepat pemulihan pascabencana banjir bandang di Arosuka.

Solsel (RangkiangNagari) - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menyerahkan bantuan seragam sekolah gratis sebanyak 2.786 stel untuk siswa-siswi baru dari jenjang TK hingga SLTA dan SLB di Kecamatan Sangir Jujuan.

Seluruh seragam ini diserahkan secara langsung oleh Bupati Solok Selatan H. Khairunas bersama dengan jajaran lainnya kepada perwakilan siswa dan orang tua murid. Penyerahan untuk wilayah Sangir Jujuan ini dilakukan di SMP N 6 Solok Selatan, Kamis (15/10).

Dalam penyerahan di Sangir Jujuan tahun ini, rincian bantuan seragam yang dibagikan meliputi TK/RA sebanyak 686 stel, SD/MI 600 stel, SMP/MTs 524 stel, SMA/SMK/MA 966 stel, dan SLB 10 stel.
Khairunas menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu prioritas utama Pemerintah Kabupaten dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang produktif, kompetitif, dan berakhlak baik.


"Pemkab Solok Selatan tidak membedakan perlakuan, baik dari jenjang TK hingga SLTA/SLB, maupun sekolah umum dan sekolah agama. Semua siswa yang belajar di Solok Selatan tidak akan luput dari perhatian kita," kata Khairunas siang ini.
Bupati berharap bantuan seragam gratis ini dapat meringankan beban ekonomi orang tua murid di awal tahun ajaran baru serta membakar semangat para siswa agar semakin giat belajar.
Penyerahan di Sangir Jujuan ini merupakan bagian dari total 26.912 stel seragam gratis se-Kabupaten Solok Selatan pada tahun 2026.


Selain program seragam gratis yang konsisten dijalankan, Pemkab Solok Selatan juga menyediakan program beasiswa mulai dari tingkat SD hingga Perguruan Tinggi melalui kerja sama dengan perguruan tinggi ternama dan kemitraan perusahaan di Solok Selatan. Langkah ini diambil untuk mempersiapkan generasi muda Solok Selatan yang siap menjadi pemimpin dalam 20 hingga 30 tahun mendatang.
Meski dihadapkan pada efisiensi dan penurunan alokasi transfer daerah, Pemkab Solok Selatan tetap berkomitmen memenuhi kebutuhan sarana pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pertanian melalui sinergi dengan pemerintah pusat dan alokasi APBN

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.