Latest Post

Kabupaten Solok (Rangkiangnagari)Mewakili Bupati, Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.HI, mengukuhkan Pengurus Forum Ketua Kerapatan Adat Nagari Kabupaten Solok (FK3S) periode 2026–2031 di Gedung C Sekretariat Daerah Kabupaten Solok, Rabu (13/05).

Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Pengurus Forum Ketua Kerapatan Adat Nagari Kabupaten Solok periode 2026–2031, dilanjutkan dengan prosesi pengukuhan pengurus FK3S oleh Wakil Bupati Solok.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Solok secara resmi menyampaikan pengukuhan Forum Ketua KAN Kabupaten Solok periode 2026–2031 sebagai mitra pemerintah daerah dalam menjaga nilai adat dan budaya di tengah masyarakat.

Sepatah kata dari Ketua Forum Kerapatan Adat Nagari Kabupaten Solok, Drs. Butsamar Datuak Panghulu Sati, menyampaikan ucapan hormat kepada seluruh tamu undangan yang hadir. 

Ia juga menyampaikan harapan agar program perjalanan pada periode baru ini dapat berjalan lebih baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Solok.

“Kita berharap pada periode baru ini FK3S dapat menjadi lebih baik kedepannya serta terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menjaga dan melestarikan adat istiadat di Kabupaten Solok,” ujarnya.

Sementara itu, dalam Berbagai Wakil Bupati Solok H. Candra, S.HI., menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Bupati Solok yang tidak dapat hadir secara langsung karena sedang menghadiri agenda di kementerian terkait program nasional Sekolah Rakyat.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Solok memiliki komitmen dalam melakukan pembinaan terhadap forum-forum dan lembaga-lembaga yang berperan penting di tengah masyarakat, termasuk lembaga adat.

“Kami berharap lembaga-lembaga adat dapat membantu pemerintah dalam menyukseskan program-program pembangunan yang akan berjalan. Kami juga berharap adanya kolaborasi dengan lembaga-lembaga lainnya sehingga visi dan misi Kabupaten Solok dapat berjalan dengan lancar,” tambahnya.

Ia juga berharap FK3S dapat terus bersinergi bersama Pemerintah Kabupaten Solok dalam mewujudkan visi dan misi daerah demi pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Wakil Bupati Solok H. Candra, S.HI., Asisten Administrasi Umum Eva Nasra, SH, MM, Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Irwan Efendi, Ketua KAN Kabupaten Solok, Ketua Bundo Kanduang, Ketua Forum Wali Nagari Kabupaten Solok, Ketua PN Kabupaten Solok, Kepala OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten Solok, Camat se-Kabupaten Solok, serta pengurus FK3S Kabupaten Solok.(Lz)

Kabupaten Solok (Rangkiangnagari)Mewakili Bupati, Wakil Bupati Solok H. Candra menghadiri Launching operasional 1.061 Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara virtual melalui Zoom Meeting dari Gedung Koperasi Desa Merah Putih Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sabtu (16/05). 

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh unsur pemerintah serta perwakilan Koperasi Desa Merah Putih dari Kabupaten Solok, Kota Solok, dan Kabupaten Solok Selatan. Kehadiran Pemerintah Kabupaten Solok dalam agenda nasional ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program unggulan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat kerakyatan ekonomi berbasis desa di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Solok, JFP–Candra. 

Peresmian dipusatkan di Koperasi Desa Merah Putih Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Presiden Prabowo secara resmi meresmikan dimulainya operasional 1.061 KDKMP yang tersebar di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah sebagai bagian dari penguatan ekonomi desa dan ketahanan pangan nasional. 

Sebanyak 1.061 koperasi yang mulai beroperasi terdiri dari 530 unit di Jawa Timur dan 531 unit di Jawa Tengah. Program ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa melalui penyediaan pangan, pengelolaan hasil pertanian, hingga pemberdayaan berbasis masyarakat koperasi. 

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa peresmian ribuan koperasi tersebut menjadi tonggak sejarah bagi Indonesia. Menurutnya, keberhasilan mengoperasionalkan lebih dari seribu koperasi lengkap dengan gedung, gudang, sistem, hingga sarana logistik dalam waktu singkat merupakan pencapaian besar bagi bangsa. 

“Hari ini tidak terlalu bersejarah. Dalam tujuh bulan kita bisa mengoperasikan 1.061 koperasi, dan secara fisik lebih dari 9.000 koperasi sudah siap,” ujar Presiden Prabowo dalam Segalanya. 

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa KDKMP merupakan bentuk nyata ekonomi konstitusional yang menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi nasional. 

Wakil Bupati Solok H. Candra menyambut baik program tersebut dan berharap keberadaan Koperasi Desa Merah Putih dapat memperkuat perekonomian masyarakat nagari, khususnya di sektor pertanian dan pangan. Menurutnya, program ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Solok dalam membangun ekonomi berbasis potensi lokal dan pemberdayaan masyarakat. 

“Program koperasi desa ini menjadi peluang besar bagi masyarakat nagari untuk memperkuat kerakyatan ekonomi, meningkatkan produktivitas, dan mendukung ketahanan pangan daerah,” ujar H. Candra. 

Pemerintah Kabupaten Solok juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan koperasi desa sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.(Lz)

Padang Aro (Rangkiangnagari) - Bupati Solok Selatan H. Khairunas menegaskan bahwa pelaksanaan Program Car Free Day (CFD) Pemerintah Kabupaten Solok Selatan bukan hanya menjadi sarana menjaga kesehatan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang pelayanan publik sekaligus mendorong pertumbuhan pelaku UMKM di daerah.

Hal tersebut disampaikan Bupati saat memberikan sambutan pada kegiatan CFD Pemkab Solok Selatan di RTH Solok Selatan, Padang Aro, Minggu (17/05/2026).

Bupati Khairunas juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang selama ini konsisten terlibat dan hadir setiap pekan dalam pelaksanaan CFD, termasuk memberikan berbagai pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh OPD yang terus hadir secara konsisten. Walaupun ada dinamika, baik dari masyarakat maupun OPD, pemerintah harus tetap hadir di tengah masyarakat dan memberikan pelayanan terbaik,” kata Khairunas.

Program CFD, lebih lanjutnya, yang awalnya merupakan bagian dari visi dan misi kepala daerah, kini sejalan dengan kebijakan nasional yang mendorong pelaksanaan kegiatan serupa di daerah.

“Sejak awal kami menjabat, program ini sudah kita laksanakan. Sekarang ternyata juga menjadi program nasional yang mendorong pemerintah pusat. Artinya apa yang kita lakukan selama ini berada pada jalur yang tepat,” imbuhnya.
Menurutnya, konsistensi menjadi hal penting dalam menjalankan setiap program pemerintahan. Sebab, keseriusan dan tanggung jawab aparatur tidak hanya diukur dalam satu atau dua kali pelaksanaan, namun melalui komitmen yang terus terjaga.

Khairunas juga mencontohkan kedisiplinan yang selalu diterapkan selama memimpin Solok Selatan. Lebih dari enam tahun menjabat, dirinya hampir tidak pernah absen menghadiri kegiatan CFD meski di tengah berbagai agenda kedinasan.

“Walaupun ada tugas luar daerah, saya tetap berusaha hadir. Ini bagian dari komitmen menjaga kesehatan dan juga memberikan contoh bahwa kegiatan seperti ini harus dijaga keberlangsungannya,” ungkapnya.
Bupati juga mengingatkan seluruh ASN agar tetap menjaga semangat dan konsistensi dalam menjalankan amanah serta program pemerintah.

“Ini bukan program Khairunas pribadi, tapi program pemerintah daerah yang harus kita jalankan bersama. Saya mengapresiasi ASN yang terus menunjukkan konsistensi,” lanjutnya.

Selain itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada pelaku UMKM yang ikut meramaikan CFD. Kepada OPD terkait untuk melakukan evaluasi dan pelatihan agar aktivitas UMKM semakin tertata dan berkembang lebih baik. (Dt)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.