Latest Post

PADANG (RangkiangNagari) – Partai final Kejuaraan Sepak Takraw KONI Kota Padang 2026 pada Minggu 17 Mei jam 14.00 WIB sampai jam 16.00 WIB di lapangan futsal BB Balai Baru depan SMA 5 Kota Padang. Pertandingan berlangsung sengit dan dramatis. Dalam Laga puncak antara Mawarango Payakumbuh melawan Kiau TC Padang Pariaman sukses memukau ribuan pasang mata penonton yang memadati lapangan.
Kedua tim memperagakan permainan cepat dan teknik tinggi sejak set pertama. Mawarango Payakumbuh yang diperkuat atlet SEA Games Indonesia, Syamsul Akmal, langsung mengambil inisiatif serangan. Pemain asal Padang ini tampil dominan dan menyulitkan pertahanan Kiau TC Padang Pariaman yang juga diperkuat 3 atlet PON Sumbar 2024.

Set pertama berhasil diamankan Mawarango Payakumbuh dengan skor 15-12.

Memasuki set kedua, pertandingan semakin menarik dan sengit. Saling kejar mengejar poin terjadi hingga akhir set. Melalui rubber set, Kiau TC Padang Pariaman mampu membalikkan keadaan dan menang 17-16, memaksa laga berlanjut ke set penentuan.
Di set ketiga, tensi pertandingan kembali memanas. Kedua tim kembali bergantian memimpin perolehan angka. Akhirnya, Mawarango Payakumbuh mampu menyudahi perlawanan Kiau TC Padang Pariaman dengan skor 15-13. Poin kemenangan dipastikan melalui serangan keras dari tekong andalan mereka, Syamsul Akmal.
Dengan hasil ini, gelar juara Kejuaraan Sepak Takraw KONI Kota Padang 2026 memperebutkan Piala Walikota Padang resmi diraih oleh Team Mawarango TC Payakumbuh.

Ketua Panitia Sahril Baiz mengapresiasi jalannya pertandingan final yang berjalan sportif dan menghibur.
“Pertandingan final hari ini menunjukkan kualitas Sepak Takraw Sumbar yang luar biasa. Semoga ajang ini terus melahirkan atlet-atlet berprestasi,” ujarnya.
Penyerahan trofi dan hadiah kepada para juara dilakukan langsung oleh sekretaris KONI Kota Padang, Bendahara KONI Kota Padang, Sekretaris PSTI Padang dan PSTI Sumbar. Dalam kejuaraan ini KONI Kota Padang menyediakan hadiah juara 1 Tabanas senilai 5 juta, juara 2 senilai 4 juta dan juara 3 bersama memperoleh tabanas masing masing senilai 1,5 juta beserta trophi dan mendali.

JAKARTA (RangkiangNagari) - Barcelona menutup laga kandang terakhir musim ini dengan menekuk Real Betis 3-1 pada pekan ke-37 Liga Spanyol 2025/26 di Camp Nou pada Senin.
Raphinha mengemas dua gol, dengan satu gol Barcelona lainnya disumbangkan Joao Cancelo, sedangkan Real Betis sempat memperkecil ketertinggalan melalui penalti Isco.

Pertandingan ini juga menjadi laga terakhir Robert Lewandowski bersama Barcelona di Camp Nou. Namun, penyerang asal Polandia itu gagal mencatatkan namanya di papan skor meski beberapa kali memperoleh peluang.

Bercelona, yang sudah dinobatkan sebagai juara, semakin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 94 poin dari 37 pertandingan. Sementara Real Betis dipastikan bakal finis di posisi kelima dengan raihan 57 poin, demikian yang dilansir laman resmi LaLiga.Gol Vinicius bawa Real Madrid tundukkan Sevilla dengan skor tipis 1-0
Real Madrid berhasil mengamankan tiga poin usai menundukkan tuan rumah Sevilla dengan skor tipis 1-0 pada laga pekan ke-37 Liga Spanyol 2025/26 di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan pada Minggu (18/5).
Kemenangan Los Blancos kali ini ditentukan oleh gol semata wayang dari Vinicius Junior di awal babak pertama.

Kemenangan ini memastikan Real Madrid duduk di peringkat kedua klasemen sementara dengan torehan 83 poin. Sementara itu, Sevilla harus tertahan di urutan ke-13 dengan koleksi 43 poin, demikian yang dilansir laman resmi LaLiga.

Pada laga pekan pamungkas mendatang, Los Blancos dijadwalkan menjamu Athletic Bilbao, sedangkan Sevilla akan melawat ke markas Celta Vigo.

JAKARTA (RangkiangNagari) - AS Roma dan Como 1907 secara kompak memetik kemenangan dalam pertandingan masing-masing pada pekan ke-37 Liga Italia 2025/26, Minggu, demi menjaga peluang tampil di Liga Champions musim depan.
Roma yang melakoni Derby della Capitale sukses menahbiskan diri sebagai tim terbaik ibu kota musim ini dengan mengatasi Lazio 2-0 di Stadion Olimpico disokong dwigol Gianluca Mancini.

Sedangkan Como yang bermain di Stadion Giuseppe Sinigaglia mampu meraih kemenangan tipis 1-0 atas Parma berkat gol semata wayang Alberto Moreno, demikian catatan laman resmi Liga Italia Serie A.

Kemenangan Roma dan Como tiba tepat waktu, sebab di pertandingan lain Juventus justru dipecundangi Fiorentina di kandang sendiri. Roma dan Como kompak melompati Juventus di klasemen sementara, masing-masing naik ke peringkat keempat dan kelima dengan koleksi 70 poin dan 68 poin.
Hasil-hasil tersebut membuat persaingan memperebutkan tiket Liga Champions musim depan semakin memanas jelang rangkaian laga pekan pemungkas Liga Italia 2025/26 pada Minggu (24/5) pekan depan.
Di Olimpico, Roma tampil dominan sejak awal laga. Tim asuhan Gian Piero Gasperini beberapa kali mengancam lewat Wesley Franca dan Paulo Dybala, sementara Lazio membalas melalui Matteo Cancellieri dan Boulaye Dia.

Gol pembuka Roma akhirnya lahir pada menit ke-40. Gianluca Mancini sukses memanfaatkan sepak pojok Niccolo Pisilli dengan sundulan jarak dekat untuk membawa Giallorossi unggul 1-0.
Roma terus menekan selepas jeda. Lazio sempat mengancam melalui Nuno Tavares dan Cancellieri, tetapi kiper Mile Svilar tampil sigap mengamankan gawang tuan rumah.
Mancini kembali menjadi pembeda pada menit ke-66. Bek timnas Italia itu mencetak gol keduanya lewat sundulan memanfaatkan sepak pojok Paulo Dybala untuk menggandakan keunggulan Roma menjadi 2-0.

Pertandingan sempat memanas setelah Wesley Franca dan Nicolo Rovella terlibat baku hantam di tengah lapangan. Wasit langsung mengusir kedua pemain dengan kartu merah.
Hingga laga usai, Lazio gagal membalas dan Roma memastikan kemenangan penting yang membawa mereka kembali masuk zona Liga Champions sekaligus menyapu bersih Derby della Capitale Serie A musim ini.
Sementara itu di Como, tim asuhan Cesc Fabregas juga meraih tiga poin krusial usai mengalahkan Parma 1-0.
Como sempat kesulitan membongkar pertahanan tim tamu sepanjang babak pertama. Peluang terbaik hadir lewat Anastasios Douvikas, tetapi tembakannya hanya membentur tiang gawang.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-58. Alberto Moreno mencetak gol kemenangan Como lewat tembakan keras dari dalam kotak penalti setelah menerima umpan dari sisi kiri.
Parma sebenarnya sempat mencetak gol balasan melalui sundulan Mateo Pellegrino. Namun, gol tersebut dianulir VAR karena offside.

Como berhasil mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil ini membuat klub milik pengusaha Indonesia tersebut tetap menjaga peluang lolos ke Liga Champions musim depan.

Meski demikian, Como wajib memenangi laga terakhir sambil berharap AC Milan atau AS Roma gagal meraih poin agar bisa finis di empat besar Serie A.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.