Latest Post

Kabupaten Solok (Rangkiangnagari)Bupati Solok, Jon Firman Pandu, menyambut kunjungan Bupati Tanah Datar, Eka Putra, beserta rombongan di Guest House, Rumah Dinas Bupati Solok, Jumat (12/06)

Pertemuan tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, memperkuat koordinasi, serta membahas berbagai isu strategi yang menjadi perhatian bersama kedua daerah.

‎Turut hadir dalam pertemuan tersebut Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Jefrizal, para Asisten dan Staf Ahli Bupati Solok, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok, Asisten II Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, serta Tim Percepatan Penyelesaian Masalah Perbatasan Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar.

‎Dalam perayaannya, Bupati Solok menegaskan bahwa Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar memiliki hubungan yang erat, baik secara historis, sosial, maupun budaya. Menurutnya, kedua daerah mempunyai tanggung jawab yang sama dalam menjaga persatuan, ketenteraman, dan kesejahteraan masyarakat.

‎"Kita hadir sebagai pemerintah untuk masyarakat. Apa pun persoalan yang berkembang, tugas kita adalah mencari jalan terbaik agar tidak terjadi pembunuhan di tengah masyarakat dan hubungan kekeluargaan yang selama ini terjalin dapat terus terjaga," ujar Bupati Solok.

‎Bupati Solok juga menyoroti dinamika yang berkembang terkait persoalan batas wilayah yang belakangan menjadi perhatian publik. Ia menegaskan bahwa penyelesaian permasalahan tersebut harus dilakukan melalui komunikasi, koordinasi, dan musyawarah dengan mengedepankan kepentingan masyarakat serta menghormati proses yang sedang berjalan di tingkat pemerintah pusat.

‎Selain itu, Bupati Solok menyampaikan dukungannya terhadap rencana pembangunan batalion TNI oleh Kodam I/Bukit Barisan. Menurutnya, kehadiran satuan TNI di wilayah tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, baik dari sisi keamanan maupun pertumbuhan ekonomi daerah.

‎Sementara itu, Bupati Tanah Datar menyampaikan penghargaan atas Perayaan hangat yang diberikan Pemerintah Kabupaten Solok. Ia menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan kunjungan balasan sekaligus upaya memperkuat hubungan silaturahmi antara kedua daerah.

‎Dalam kesempatan itu, Bupati Tanah Datar menegaskan pentingnya menjaga situasi tetap kondusif sambil menunggu keputusan resmi dari Kementerian Dalam Negeri terkait penyelesaian batas wilayah yang selama ini masih berproses.

‎"Kami berharap semua pihak dapat menahan diri dan menyerahkan proses penyelesaiannya kepada pemerintah pusat. Yang paling penting adalah menjaga persatuan dan ketenangan masyarakat di kedua wilayah," ungkapnya.

‎Terkait rencana pembangunan batalion, Bupati Tanah Datar menyampaikan bahwa telah mendukung pembangunan tersebut, namun berharap seluruh proses dapat dilakukan dengan memperhatikan kondisi sosial masyarakat serta mengedepankan komunikasi yang baik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di lapangan.

‎Dalam diskusi yang berlangsung penuh suasana kekeluargaan tersebut, kedua kepala daerah juga membahas peluang kerja sama di berbagai sektor pembangunan, terutama bidang pertanian. Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar dinilai memiliki banyak potensi yang dapat disinergikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

‎Menanggapi hal tersebut, Bupati Solok menyampaikan bahwa sektor pertanian telah menjadi salah satu penggerak utama perekonomian daerah. Pemerintah Kabupaten Solok akan terus memperkuat kolaborasi antar daerah guna mendorong pertumbuhan ekonomi, menekan angka kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

‎Pada akhir pertemuan, kedua kepala daerah sepakat untuk terus menjaga komunikasi dan koordinasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang ada, sekaligus memperkuat kerja sama pembangunan demi kepentingan masyarakat Kabupaten Solok dan Kabupaten Tanah Datar.

‎Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah positif dalam menjaga stabilitas wilayah, memperkuat perbatasan persaudaraan, serta mewujudkan pembangunan yang harmonis dan berkelanjutan bagi kedua masyarakat daerah.(Lz)

Kabupaten Solok (Rangkiangnagari)Pemerintah Kabupaten Solok menyambut kepulangan jamaah haji asal Kabupaten Solok Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang tiba dari Tanah Suci pada Sabtu (13/06) di Asrama Haji Embarkasi Padang.

Kedatangan para jamaah disambut dengan penuh rasa terima kasih dan haru oleh Pemerintah Kabupaten Solok yang di wakili oleh Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra bapak Drs. Zaitul Ikhlas, AP., M.Si berserta Kepala Dinas Kominfo Kab Solok Susi Sofianti Saidani, SH. MM, Kabag Kesra Mardaus MSAg, M.Ap, Kabid Trantibum Satpol PP Anton Hutavea,S.Kom,M.CIO, beserta panitia dan juga keluarga serta kerabat yang telah menunggu kepulangan mereka setelah menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Solok yang di Wakili oleh Zaitul Ikhlas menyampaikan ucapan datang kepada seluruh jamaah yang berangkat sebanyak 194 Orang dengan 87 Orang Perempuan dan 107 Laki Laki telah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat Di Ranah Minang, Pemerintah Kab Solok mengapresiasi kesabaran, kedisiplinan, serta semangat para jamaah selama menjalankan ibadah haji.

“Kami mengucapkan selamat datang kembali kepada seluruh jamaah haji Kabupaten Solok. Semoga seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT dan para jamaah memperoleh predikat haji yang mabrur,” ujar Zaitul Ikhlas

Pemerintah Kabupaten Solok juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh petugas haji, tenaga kesehatan, panitia penyelenggara, serta berbagai pihak yang telah memberikan pelayanan dan pendampingan kepada jamaah sejak keberangkatan hingga kepulangan ke tanah air.

Suasana penyambutan berlangsung penuh kehangatan. Tangis haru dan rasa bahagia tampak mewarnai pertemuan kembali antara jamaah dengan keluarga yang telah menunggu kedatangan mereka di Asrama Haji Padang.

Kepulangan jamaah haji ini menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan semangat keagamaan di tengah masyarakat. 

Pemerintah Kabupaten Solok berharap para jamaah dapat menjadi teladan dalam kehidupan bermasyarakat dengan mengamalkan nilai-nilai yang diperoleh selama menjalankan ibadah haji.

Setelah proses penyambutan dan pemeriksaan administrasi selesai, para jamaah selanjutnya diberangkatkan menuju Kabupaten Solok untuk berkumpul kembali bersama keluarga dan masyarakat di kampung halaman.(Lz)

Pasaman (Rangkiangnagari)Bupati Pasaman, Welly Suhery, mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha di Kabupaten Pasaman untuk berpartisipasi aktif serta memberikan data yang jujur ​​​​​​kepada petugas Sensus Ekonomi (SE) 2026.

Menurutnya, kejujuran responden menjadi kunci dalam menghasilkan data ekonomi yang akurat dan berkualitas sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan daerah.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati Welly saat menerima kunjungan petugas Sensus Ekonomi 2026 di Rumah Dinas Bupati di Lubuk Sikaping, Senin (15/6/2026).

“Momentum Sensus Ekonomi 2026 harus kita manfaatkan untuk menghasilkan data yang akurat dan berkualitas. Data yang berkualitas menjadi landasan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi daerah,” ujar Bupati Welly.

Ia menegaskan, partisipasi masyarakat, khususnya para pelaku usaha, sangat dibutuhkan agar pemerintah memiliki gambaran nyata mengenai kondisi ekonomi daerah. Data yang valid dan terkini akan menjadi acuan dalam menentukan arah pembangunan ekonomi di masa mendatang.

“Partisipasi Bapak dan Ibu sekalian sangat diperlukan untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat, valid, dan terkini. Data ini nantinya menjadi dasar pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang tepat sasaran,” katanya.

Bupati Welly juga memastikan bahwa seluruh informasi yang diberikan kepada petugas sensus akan dijaga kerahasiaannya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat tidak ragu memberikan data secara lengkap dan jujur.

“Melalui sensus ini, kita dapat mengetahui jenis usaha, jumlah dan skala usaha, serta karakteristik usaha yang ada di Kabupaten Pasaman. Tidak perlu takut atau khawatir, karena seluruh data yang diberikan dijamin rahasianya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasaman, Nita Andritani, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan sebanyak 312 petugas sensus yang akan bertugas di seluruh wilayah Kabupaten Pasaman.

Menurutnya, para petugas akan melakukan pendataan di 12 kecamatan dan 62 nagari yang tersebar di daerah tersebut. Sebelum diterjunkan ke lapangan, seluruh petugas telah mendapatkan pelatihan dan pembekalan teknis untuk memastikan proses pendataan berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

“Petugas yang bertugas telah mengikuti pelatihan khusus, mulai dari teknik wawancara hingga tata cara mendatangi responden sesuai SOP yang telah ditetapkan,” jelas Nita.

Ia berharap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 mampu menghasilkan data riil yang akurat dan berkualitas sehingga dapat menjadi pijakan dalam perencanaan pembangunan daerah.

“Data yang dihasilkan nantinya diharapkan dapat mendukung perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran dalam mewujudkan Pasaman Bangkit, Berkarakter, Maju, dan Berkelanjutan,” tutupnya. (Tio).

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.