Latest Post

Kabupaten Solok (Rangkiangnagari) - Kabupaten Solok bertindak sebagai tuan rumah Porprov XVI cabang Karate secara resmi dibuka oleh Ketua Forki Sumatera Barat Khairuddin Simanjuntak, yang dalam Upacara Pembukaannya Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu bertindak sebagai Inspektur Upacara di pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat Cabang Olahraga Karate yang berlangsung di GOR GOR Tuanku Tabiang, Batu Tupang, Kabupaten Solok, Sabtu (10/10/2026).

Pembukaan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut menjadi momentum penting dalam mendorong peningkatan prestasi atlet karate, memperkuat pembinaan olahraga, serta mempererat tali silaturahmi antar kontingen dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Sebanyak 357 atlet dari 17 Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat, Kab Solok mengirimkan 33 atlet untuk Cabor Karate.Cabang olahraga karate di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat di Kabupaten Solok mempertandingkan sebanyak 29 nomor pertandingan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, S.Farm., Apt., anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Masheri Yanda Boy, SH, Ketua FORKI Sumatera Barat Khairuddin Simanjuntak, Ketua FORKI Kabupaten Solok Hafni Hafiz, A.Md., serta Wakil Ketua KONI Sumatera Barat Alvira, SH

Turut hadir perwakilan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat, para asisten, staf ahli, kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok, unsur Forkopimda, perwakilan Bank Nagari, wasit dari PB FORKI, serta para atlet, pelatih, ofisial, dan tamu undangan lainnya.

Dalam perayaannya, Ketua FORKI Sumatera Barat Khairuddin Simanjuntak selamat menyampaikan apresiasi dan ucapan datang kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, serta kontingen yang berpartisipasi dalam Porprov XVI cabang olahraga karate di Kabupaten Solok.

Ia berharap pelaksanaan kejuaraan ini dapat menjadi wadah untuk meningkatkan prestasi olahraga karate sekaligus melahirkan potensi atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional.

Selain mengejar prestasi, seluruh atlet juga diharapkan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, disiplin, kejujuran, dan semangat persaudaraan. Dengan demikian, seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta memberikan pengalaman berharga bagi para atlet.

Sementara itu, Wakil Ketua KONI Sumatera Barat Alvira, SH, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Solok beserta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dalam mempersiapkan pelaksanaan Porprov XVI cabang olahraga karate.

Ia menegaskan bahwa Porprov merupakan salah satu wadah penting bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik, mengukur hasil pelatihan yang telah dilakukan, serta meningkatkan kualitas dan daya saing olahraga daerah.

Melalui kompetisi ini, diharapkan para atlet dapat bertanding dengan penuh semangat, menjaga kedisiplinan, serta menjunjung tinggi sportivitas. Sinergi antara pemerintah daerah, KONI, FORKI, panitia pelaksana, dan seluruh pemangku kepentingan juga diperkirakan terus diperkuat oleh kemajuan olahraga karate di Sumatera Barat.

Dalam amanat dan arahannya, Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, menyampaikan penghargaan kepada KONI Sumatera Barat, FORKI Sumatera Barat, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan Porprov XVI cabang olahraga karate di Kabupaten Solok.

Bupati berharap ajang ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan atlet dan meningkatkan prestasi olahraga, khususnya cabang karate, baik di Kabupaten Solok maupun di tingkat Provinsi Sumatera Barat.

Ia juga mengajak seluruh atlet untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya, menunjukkan kemampuan terbaiknya, serta bertanding dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab.

Menurutnya, keberhasilan dalam olahraga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis dan kekuatan fisik, tetapi juga oleh kedisiplinan, kerja keras, mental yang tangguh, serta kemampuan menjunjung tinggi sportivitas dalam setiap pertandingan.

Lebih lanjut, Bupati Solok menegaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan olahraga tidak semata-mata berorientasi pada perolehan medali dan pencapaian prestasi, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda, menumbuhkan semangat juang, serta mempererat hubungan persaudaraan antardaerah.

Melalui pelaksanaan Porprov XVI cabang karate ini, Pemerintah Kabupaten Solok berharap lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional, sekaligus menjadi kebanggaan bagi daerah.

Pembukaan ini menandai dimulainya rangkaian pertandingan karate yang diharapkan dapat berlangsung dengan sukses, menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas, serta menghasilkan atlet-atlet terbaik untuk kemajuan olahraga Sumatera Barat.

Kabupaten Solok (Rangkiangnagari) - Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, menerima kunjungan Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang juga Bupati Lahat, Bursah Zarnubi, bersama Wakil Ketua Umum APKASI yang juga Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, di Posko Utama Penanggulangan Bencana Banjir Bandang Kabupaten Solok, Arosuka, Sabtu (10/10).

Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas antarpemerintah kabupaten terhadap masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana banjir bandang di kawasan Arosuka.

Kegiatan itu juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, S.Farm., Apt., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Gunung Talang, serta jajaran terkait lainnya.

Dalam perayaannya, Bupati Solok Jon Firman Pandu menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Ketua Umum APKASI beserta rombongan atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Kabupaten Solok.

Bupati menjelaskan bahwa penanganan bencana masih terus dilakukan, terutama di kawasan perkantoran dan sekitar aliran sungai yang masih membutuhkan penanganan material serta dukungan peralatan. Pemerintah Kabupaten Solok juga telah memperpanjang masa tanggap darurat hingga 12 Oktober 2026 untuk memastikan proses penanganan darurat dapat berjalan.

Bupati Solok juga menegaskan bahwa kehadiran dan kepedulian APKASI memberikan semangat bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi musibah. Ia berharap dukungan dan sinergi tersebut dapat terus berlanjut, khususnya dalam mendorong percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana agar kehidupan masyarakat dan penyelenggaraan pemerintahan dapat kembali berjalan normal.

Sementara itu, Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan wujud kepedulian dan solidaritas keluarga besar APKASI terhadap daerah yang mengalami bencana.

Menurutnya, semangat gotong royong dan kepedulian antarsesama perlu terus diperkuat, mengingat berbagai wilayah di Indonesia memiliki potensi menghadapi bencana alam. Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat serta peran informasi dan peringatan dini cuaca dalam mengantisipasi risiko bencana.

Bursah berharap bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dan didistribusikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sehingga dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak.

Senada dengan itu, Wakil Ketua Umum APKASI Delis Julkarson Hehi menyampaikan dukungan moral kepada Pemerintah Kabupaten Solok dan masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana. Ia menegaskan bahwa kehadiran rombongan merupakan bentuk solidaritas sesama anak bangsa untuk ikut merasakan dan memberikan dukungan kepada saudara-saudara yang sedang mengalami musikbah.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk tetap tabah dan kuat dalam menghadapi cobaan, seraya yakin bahwa setiap peristiwa yang terjadi atas izin Allah SWT.

Sebagai bentuk nyata kepedulian tersebut, Ketua Umum APKASI Bursah Zarnubi bersama Wakil Ketua Umum APKASI Delis Julkarson Hehi menyerahkan bantuan secara langsung kepada Bupati Solok Jon Firman Pandu untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Menggunakan kegiatan di posko utama, Bupati Solok bersama rombongan APKASI melanjutkan kunjungan lapangan untuk melihat secara langsung kondisi lokasi terdampak banjir bandang di Arosuka. Peninjauan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan untuk melihat kondisi wilayah pascabencana sekaligus memperkuat kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak.

Pemerintah Kabupaten Solok menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan APKASI. Diharapkan semangat kebersamaan dan gotong royong antardaerah terus terjaga, sehingga upaya penanganan darurat, pemulihan, serta rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Kabupaten Solok dapat berjalan dengan baik. 


Pengurus PWI Pesisir Selatan dan Kepala Cabang Bank Nagari Painan Rahmadani 

Painan (Rangkiangnagari) - Sinergi dan kemitraan Bank Nagari Cabang Painan di bawah kepemimpinan Rahmadani dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesisir Selatan terus diperkuat. 

Demikian dikemukakan Pemimpin Cabang Bank Nagari Painan, Rahmadani saat menerima kunjungan silaturahmi jajaran Pengurus PWI Pessel periode 2026–2029 di ruang kerjanya, Painan, Kamis (8/10).

Rombongan PWI Pessel dipimpin langsung Ketua PWI Pessel, H. Robby Oktora Romanza bersama sejumlah pengurus. Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban sekaligus menjadi momentum memperkuat komunikasi antara dunia perbankan dan masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan.

Dalam kesempatan itu, Rahmadani menyebut PWI sebagai salah satu mitra strategi Bank Nagari dalam membangun komunikasi publik dan mendukung pembangunan daerah. “Bank Nagari adalah mitra sejati PWI. Tanpa PWI, Bank Nagari tidak ada apa-apanya,” ujar Rahmadani.

Menurutnya, keberadaan pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi jembatan komunikasi lembaga antara, pemerintah dan publik.

Rahmadani menegaskan, Bank Nagari Cabang Painan akan terus membangun sinergi dengan PWI Pessel serta Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan. Menurutnya, kolaborasi antarlembaga sangat dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah.

“Bank Nagari selalu bersinergi dengan PWI dan Pemerintah Daerah Pesisir Selatan. Kami juga selalu mendukung Pemda Pessel dalam berbagai hal sesuai kapasitas dan peran Bank Nagari sebagai mitra pembangunan daerah,” katanya.

Ia berharap hubungan yang selama ini terjalin antara Bank Nagari, PWI dan Pemerintah Daerah dapat semakin diperkuat di masa depan. Komunikasi yang baik, menurutnya, menjadi modal penting dalam menciptakan kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Ketua PWI Pessel, H. Robby Oktora Romanza menyampaikan penghargaan atas Berbagai dan keterbukaan pimpinan Bank Nagari Cabang Painan dalam menerima jajaran pengurus PWI periode 2026–2029.

Menurut Robby, kunjungan tersebut bukan sekedar silaturahmi, namun juga menjadi bagian dari upaya PWI membangun komunikasi dan kemitraan dengan berbagai pihak, khususnya lembaga yang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan Kabupaten Pesisir Selatan.

“Sinergi antara pers, perbankan dan pemerintah daerah sangat penting. PWI siap menjadi mitra komunikasi yang profesional, kritis dan konstruktif dalam mengawal pembangunan daerah,” ujar Robby.

Ia menegaskan, PWI Pessel akan terus menjaga organisasi marwah dan menjalankan fungsi pers sesuai kode etik jurnalistik serta ketentuan peraturan-undangan.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal semakin eratnya kolaborasi Bank Nagari Cabang Painan dengan PWI Pessel dalam mendukung berbagai program pembangunan dan penguatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Pesisir Selatan.(*01).

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.