Latest Post

Padang Aro (Rangkiangnagari) - Pemerintah Kabupaten bersama dengan BPS Solok Selatan secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Pencanangan ini sekaligus menandai dimulainya proses sensus di Kabupaten Solok Selatan yang akan dilaksanakan sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026 mendatang.

Bupati Solok Selatan H. Khairunas mengatakan untuk menyukseskan agenda 10 tahun sekali ini diharapkan seluruh masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan memberikan data dengan jujur ​​sesuai dengan kondisi sebenarnya.

“Saya mengajak seluruh elemen untuk mendukung partisipasi aktif dalam melaksanakan sensus ekonomi. Berikan data lengkap dan jujur ​​kepada petugas sensus,” kata Khairunas saat pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Aula Sarantau Sasurambi Kantor Bupati Solok Selatan, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, sensus ini bertujuan untuk menghasilkan data ekonomi secara lengkap dan mutakhir yang akan digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan, baik untuk daerah hingga nasional.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPS Sumatera Barat Nurul Hasanudin mengatakan sensus ini akan mencakup seluruh jenis industri yang ada.

“Sensus ekonomi ini merupakan pendataan lengkap berbagai sektor industri, termasuk UMKM dan usaha keluarga. Bagian yang tak terpisahkan dari pendataan yang berjalan door-to-door sehaj 15 Agustus hingga 31 Juni 2026 petugas sensus dari BPS akan datang,” kata Nurul.

Sebanyak 211 orang petugas sensus akan bertugas datang langsung ke setiap rumah untuk melakukan pendataan. Seluruh petugas sensus ini telah melalui proses seleksi dan pelatihan langsung dari BPS Solok Selatan untuk dapat menyelenggarakan proses tersebut.

Pada kegiatan ini juga dilakukan penandatangan Nota Kesempahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Pemerintah Kabupaten dengan BPS Solok Selatan.

Kerja sama yang tertua dalam MoU ini mencakup penyediaan, pemanfaatan, dan pengelolaan informasi dan data dalam rangka pembangunan daerah di Kabupaten Solok Selatan.

Penandantanganan dilakukan oleh Bupati Solok Selatan dengan Kepala BPS Solok Selatan Robby. 

MEKSIKO (RangkiangNagari) - Laga Tunisia vs Jepang di Grup F Piala Dunia 2026 berakhir buat kemenangan Samurai Biru. Jepang relatif pegang kendali penuh sampai akhirnya mencatatkan kemenangan 4-0 atas Tunisia.
Pertandingan Tunisia vs Jepang di Monterrey, Meksiko, Minggu (21/6) siang WIB, menjadi match ke-36 di Piala Dunia 2026. Belanda dan Swedia menjadi dua tim lain dari Grup F.

Baru empat menit laga babak pertama berlangsung, Jepang sudah memimpin. Keito Nakamura menerima bola di sisi kiri, menggiringnya, lalu mengirim operan ke tengah.

Di tengah kemelut lantaran bola kiriman Nakamura, ada Daichi Kamada yang berhasil menyongsong si kulit bundar di tengah kawalan pemain Tunisia. Jepang unggul 1-0.
Jepang terus memberikan tekanan ke gawang Tunisia di menit-menit awal. Kiper Aymen Dahmen bahkan sempat melakukan penyelamatan tepat di garis gawang demi mencegah bola bersarang lagi di gawangnya.

Keunggulan Jepang bertambah di menit ke-31. Gol kedua Samurai Biru lahir lewat serangan balik cepat.
Ayase Ueda menerima bola di tepi kotak penalti, dengan pemain Tunisia menghadang di depan. Tapi dengan jitu Ueda melepaskan tembakan keras untuk bikin Jepang memimpin 2-0.

Jepang langsung coba melanjutkan tekanan di babak kedua. Bola sepakan Ao Tanaka dari tepi kotak penalti usai jeda masih melebar dari bidang sasaran.

Skor berubah di menit ke-69. Dari sebuah kombinasi apik dan sodoran bola jitu Ueda, Junya Ito lolos dari jebakan offside sejumlah pemain Tunisia. Dengan tenang, Ito kemudian melesakkan si kulit bundar untuk bikin skor 3-0.

Ayase Ueda memantapkan kemenangan Jepang di menit ke-83. Berawal dari kesalahan lini belakang Tunisia, bola direbut pemain Jepang dan kemudian berujung gol sundulan Ueda di depan gawang. Gol kedua Ueda di laga ini.
Dengan hasil ini Jepang mengoleksi 4 poin di Piala Dunia 2026 sejauh ini, setara dengan Belanda. Swedia di posisi kedua dengan raihan 3 poin, sedangkan Tunisia 0 poin. Keempat tim sama-sama sudah memainkan dua pertandingan.

    Tunisia Tersingkir

Kekalahan telak dari Jepang mengunci nasib Tunisia, yang resmi menjadi tim ketiga yang tersingkir dari Piala Dunia 2026.

Dalam pertandingan di Estadio BBVA, Guadalupe, Monterrey, Meksiko, Minggu (21/6) siang WIB, Tunisia harus mengakui keunggulan Jepang.

Tunisia menelan kekalahan telak dengan skor 0-4 dalam laga keduanya di Piala Dunia 2026 tersebut. Sebelum ini Tunisia mengawali dengan kekalahan 1-5 di tangan Swedia.
Masih ada satu pertandingan lagi yang akan dijalani Tunisia di fase grup Piala Dunia 2026, yakni menghadapi Belanda. Tapi hasil di laga tersebut dipastikan tidak mengubah nasib Tunisia yang sudah dipastikan tersingkir.

Tunisia menyusul Haiti dan Turki yang sudah lebih dulu dipastikan tersingkir dari Piala Dunia 2026.

Di klasemen Grup F, Tunisia kini mengoleksi 0 poin dari dua laga. Di bawah Swedia (3 poin), dan Jepang dan Belanda yang sama-sama mengoleksi 4 poin.


JAKARTA (RangkiangNagari) - Timnas Belgia kembali gagal meraih tiga poin setelah bermain imbang tanpa gol melawan Iran pada laga kedua Grup G Piala Dunia 2026 di Stadion Los Angeles, Amerika Serikat, Senin.
Hasil ini membuat Iran memimpin klasemen sementara Grup G dengan koleksi dua poin, unggul selisih gol atas Belgia yang juga mengantongi dua angka.

Belgia tampil dominan sejak awal pertandingan. Pasukan Rudi Garcia langsung mengambil inisiatif serangan dan menguasai jalannya laga dengan penguasaan bola mencapai 77 persen pada 10 menit pertama.
Timnas Spanyol meraih kemenangan perdana di Piala Dunia 2026 setelah menghajar Arab Saudi dengan skor telak 4-0 pada laga kedua Grup H di Stadion Atlanta, Amerika Serikat pada Minggu (21/6).

Kemenangan ini membuat La Roja kini mengoleksi empat poin dan untuk sementara memimpin Grup H, unggul atas Uruguay, Arab Saudi, dan Tanjung Verde yang masing-masing baru mengumpulkan satu poin.


Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.