Padang (Rangkiangnagari) - Wali Kota Padang, Fadly Amran, dengan tegas menanggapi keluhan warga terkait operasional truk pengangkut material yang membahayakan di sepanjang jalan Bypass-Indarung.
Menindaklanjuti laporan yang disampaikan melalui media sosial Instagram, Fadly langsung melakukan langkah cepat untuk menanggapi permasalahan tersebut. Dalam konferensi pers via telepon, ia mengungkapkan bahwa truk-truk yang beroperasi di malam hari tanpa menggunakan terpal telah menimbulkan kecemasan.
"Ini soal keselamatan masyarakat, dan saya pastikan ini tidak boleh dibiarkan begitu saja," ujar Fadly Amran, menekankan pentingnya penegakan aturan demi melindungi warga dari bahaya yang bisa ditimbulkan.
Fadly Amran memerintahkan Kepala Dinas Perhubungan dan Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang untuk segera mengambil tindakan tegas.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Ances Kurniawan, menjelaskan bahwa langkah pertama yang akan dilakukan adalah razia terpadu dengan melibatkan berbagai instansi terkait. Razia ini bertujuan untuk menertibkan truk-truk yang beroperasi tanpa mematuhi prosedur standar operasional (SOP), termasuk mereka yang menggunakan bahu jalan sebagai tempat parkir.
Ances menegaskan bahwa penertiban ini sangat penting untuk menjaga keselamatan dan ketertiban lalu lintas di wilayah tersebut.
Tidak hanya masalah keselamatan, Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang juga ikut serta dalam menangani permasalahan ini dari sisi dampak lingkungan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Fadelan, mengungkapkan bahwa penyebab utama ceceran material di jalan adalah truk yang melebihi kapasitas. Ceceran bahan gypsum, yang merupakan material yang diangkut oleh truk-truk tersebut, sangat merugikan pengguna jalan lainnya. "Kami telah melakukan teguran kepada pihak perusahaan, PT. Semen Padang, dan mereka telah menghentikan sementara pengangkutan material untuk mengevaluasi proses pengangkutan oleh rekanan mereka," kata Fadelan.
Tindak lanjut yang cepat dan tegas ini menunjukkan komitmen pemerintah Kota Padang untuk memperbaiki kualitas hidup warga dan memastikan keselamatan serta kenyamanan di jalanan. Pemerintah Kota Padang tidak hanya berfokus pada penegakan aturan, tetapi juga pada keberlanjutan lingkungan yang sehat.
Langkah evaluasi yang diambil oleh PT. Semen Padang diharapkan dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk selalu mematuhi SOP demi menciptakan operasi yang aman, ramah lingkungan, dan tidak merugikan masyarakat.(Ayu)